Secara Umum
Pintu dan jendela biasanya bisa dibikin dari tiga option berikut :
1. Bisa pake Kayu
2. Bisa pake Alumunium
3. Bisa pake UPVC
Nah yang sering salah
Banyak yang mengira, tiga bahan ini tuh bisa dibanding secara umum. Mana yang rank 1, mana yang rank 2, itu bisa diurutin.
Jadi misal yang ranking 1 UPVC, lantas segala alumunium dan kayu dianggap lebih jelek. Padahal realitanya, belum tentu.
Pada kenyataannya
Tiap bahan itu punya grade. Ada kelas atas, tengah, bawah. Jadi kalo mau ngebandingin, gabisa secara umum. Kita harus lihat dulu yang mau dibandingin. Apakah dia memang satu level, atau jangan -jangan memang kalah telak?
Mulai dari yang termudah dulu
Di kelas paling bawah, pintu itu pake bahan double triplek. Jadi yang solid cuma rangkanya saja, sisanya ditutup triplek tipis.
Aslinya kalo ga butuh aneh-aneh, pintu ini udah oke. Dia murah, cakep. Kurangnya itu dia kopong, ngak bisa kedap suara.
Kemudian, Level Standard
Disini ada dua pilihan. Dua – duanya sama-sama bisa dibeli di vendor kusen lokal yang bisa ada dipinggir – pinggir jalan. Dua option ini bisa dibilang option sejuta umat. Mulai dari ruko, kantor, rumah, banyak banget yang pakai. Sangat amat umum.
- Kayu solid engineered kelas biasa
Kalau tadi kan batang yang solid cuma di pinggir, nah kalau ini disemuanya. Jadi nanti hasilnya ngak kopong. - Alumunium rakit manual merk biasa
Intinya ini alumunium biasa. Dirakit manual sama abang-abang dipinggir jalan.
Ketiga, Standard Plus
Intinya ini sama saja seperti sebelumnya, tapi mereknya pakai yang bagus. Nah upvc itu kurang lebih levelnya ada disini.
- Kayu solid engineered kelas atas
Sama saja seperti sebelumnya. Tapi kalau sebelumnya misal pakai kayu kamper, Nyatoh, dsb. Nah ini pakainya jati, merbau, dsb. Intinya beda kualitas kayunya. - Alumunium rakit manual merk bagus
Kalau standard biasa pakai dacon, Inkalum, hp, dsb. Nah ini pakai yang merk mahal. misal alexindo, YKK, intinya beda merk. - UPVC lokal
Kayu isolator panas tapi kena rayap, Alum tidak kena rayap tapi konduktor panas. Nah UPVC itu tidak kena rayap tapi isolator.
Kalau dananya cukup, Tiga poin ini kualitasnya bagus.
Terakhir, level Sultan
Kalo dilevel ini, semuanya harus dibeli via sales. Tidak dijual di pinggir jalan. Harganya juga jangan ditanya. Semuanya mahal.
- Kayu Full solid slab
Kalau solid engineeredkan, dia ada beberapa kayu solid disambung jadi satu. Nah kalau ini dia tidak disambung. Dari awal sudah pakai kayu utuh. - Alumunium finished good
ini tidak dirakit dipinggir jalan tapi di pabriknya langsung. Jadi nanti hasilnya perfect. Jauh lebih rapi dari rakitan manual abang-abang. - UPVC Import
Sama seperti alumunium finished good, ini juga diimport langsung dari pabrik diluar negeri. Hasilnya tentu lebih bagus dari pada yang lokal.
ini cocoknya buat proyek hugh-end, bukan proyek budget limit.
Ketika levelnya beda
Harga, prestis, dan kualitasnya jelas tidak bakal bisa dibanding. Alumunium finished good level sultan jelas lebih oke dari pada UPVC yang diproduksi lokal.
Begitupun kayu full solid slab jati utuh udah pasti lebih bagus dari pada alumunium rakitan yang dijual dipinggir jalan.
Tapi jangan lupa
Semua jenis material itu punya bakat , punya kodrat. Tidak perduli semahal apapun harganya, kalo pintu slab jati ditaruh ditempat yang kena panas ujan, itu sudah dijamin bakal rusak.
jangan sampai barang yang bagus jadi hancur karena dipaksain ditempat tidak seharusnya.